Wednesday, 12 December 2018

Penyebab Anak Nakal Dan Solusinya

Penyebab Anak Nakal

Saya sering diminta untuk meruqyah anak karena orang tuanya yang mengeluh bahwa anaknya nakal, susah diatur, membangkang, tidak mau belajar, tidak mau sekolah dll. Perlu Bapak / Ibu ketahui bahwa faktor penyebab anak bandel itu ada beberapa macem, diantaranya karena gangguan jin, tekanan, depresi, atau karena pengaruh lingkungan yang jelek. Kalau anak nakal itu disebabkan oleh gangguan jin maka Insya Allah kami bisa menanganinya sendiri, namun jika anak nakal itu disebabkan oleh psikis atau pengaruh lingkungan maka perlu kerjasama antara orang tua dan peruqyah,

Syarat-syarat Meruqyah Anak

  • Kalau anaknya belum akil baligh maka diruqyahnya harus bareng dengan orang tuanya (Ibu dan Bapaknya), tidak bisa dengan ibunya saja atau ayahnya saja melainkan harus keduanya yaitu ayah dan ibunya. Ciri-ciri anak yang sudah akil baligh adalah kalau perempuan sudah keluar haid, sedangkan kalau laki-laki biasanya sudah mimpi berhubungan badan atau pita suaranya sudah membesar.
  • Jika ayah atau ibunya punya jimat maka jimatnya harus dibawa dan rela jika jimatnya dihancurkan.
  • Membawa air putih 1 botol
  • Anak yang akan di ruqyahnya harus mau dulu karena kalau anaknya tidak mau biasanya kabur (pengalaman)

Siapa Sih Yang Sebenarnya Salah?

Anak sampean itu nakal banget, buat kotor depan rumahku aja jeng. “Anak ku ini kok ga bisa diem, nakal banget". Beberapa ungkapan seperti itu adakalanya sering kita dengar di sekitar kita. Percakapan antara emak-emak ataupun orang dewasa saat membicarakan pola perilaku anak yang ada di sekitarnya.

Ngomong-ngomong soal anak nakal, sebenarnya siapa sih yang salah? Membicarakan hal tersebut sejatinya kita harus memahami apa yang sedang di lakukan anak. Terkadang sebagian orang tua hanya karena anaknya terlalu aktif dan tak mau mendengarkan apa yang diinginkan, langsung di cap nakal.

Atau hanya karena sang anak mencari perhatian, orang tua langsung melakukan justifikasi bahwasanya anaknya terlalu usil hingga bikin sebal. Hmmm seperti tak pernah jadi anak saja ya hehee.

Sekarang kita bedah, alasan mengapa sih anak itu menjadi nakal itu. Anak nakal sejatinya ia bukanlah anak nakal seperti apa yang dikatakan oleh orang lain, khususnya orang dewasa.

Penyebab Anak Nakal Itu......

Terkadang anak yang dianggap nakal ternyata hanya seorang anak yang tengah merindukan perhatian dari orang tuanya. Ia berbuat seperti itu karena orang tuanya yang sibuk sendiri dengan apa yang dikerjakannya. Sang anak lebih banyak di beri gadget hanya untuk membuat anak tidak mengganggu orang tuanya yang sedang sibuk bermain media sosial dan lain sebagainya.

_“Mah coba gambarin burung hantu na mah”_ pinta anak. Seketika sang anak, _“Duh jangan ganggun mamah, ini maini aja hanphone ayah”_  ungkap sang emak sembari menyodorkan hp suaminya. Atau saat sang anak tengah menangis, lantas sang emak menghardiknya dan mengancam, _“husss diam, kalau ga diam tak panggilkan pak polisi loh biar ditangkap”_. 
Ujung-ujungnya mengancam dengan sesuatu yang tak masuk akal.

Padahal dengan apa yang dilakukan orang tua secara tak sadar mengajari sang anak sebuah sikap mengabaikan. Jadi wajar, jika anda melihat fenomena saat ini dimana banyak anak yang acuh tak acuh, atau suka mengancam saat keinginannya tak di penuhi. Ya itu barangkali sudah mendapatkan pendidikan dari sononya.

Tak hanya itu saja, orang tua juga acapkali menuntut sesuatu yang tak dimampu atau tak di senangi oleh anaknya. Jika tak mampu mengikuti apa yang dimau oleh orang tuanya, seketika ia akan di banding-bandingkan dengan orang lain.

Aktivitas membanding-bandingkan itu pada akhirnya membuat anak minder, dan muak dengan apa yang dilakukan. Dan representasi dari rasa muak maupun minder tersebut terlihat dari banyak perilakunya. Salah satu perilaku yang berpotensi muncul adalah dengan melakukan pemberontakan lewat sikap yang cendrung membuat orang tuanya sebal.

Anak nakal terkadang bukan disebabkan oleh dirinya yang nakal. Ia hanyalah seorang korban dari apa yang dilakukan oleh orang-orang terdekatnya, terutama orang tuanya. Bisa jadi masalah yang di hadapi oleh anak bersumber dari apa yang orang tua lakukan terhadapnya. Atau bisa jadi cap buruk tersebut melekat disebabkan oleh sudut pandang orang tua yang diucapkan terus menerus hingga akhirnya membuat anak merasa bahwa dirinya dianggap nakal. Pengabaian dan rasa tak dihargai adalah hal yang juga berpengaruh pada perilaku anak.

Karena dalam setiap perilaku anak yang cendrung nakal itu ada kontribusi dari pola asuh yang dilakukan oleh orang tua. Hal ini semakin di kuatkan dalam sebuah penelitian yang dilakukan oleh budi (2009) dalam penelitian yang berjudul Perilaku agresif ditinjau dari persepsi pola asuh authoritarian, asertivitas dan tahap perkembangan remaja pada anak binaan lembaga pemasyarakatan anak kutoraja jawa tengah.

Oleh sebab itu mulai dari sekarang, yuk mari sayangi anak kita. Luangkan waktu kita untuk mereka, walaupun sekedar menanggapi hal remeh temeh yang ia tanyakan. Hargai setiap apa yang dia lakukan hingga pada akhirnya ia merasa dibutuhkan. Saat ia merasa dibutuhkan maka ia akan merasakan limpahan kasih sayang dan otomatis kebahagiaan akan selalu memancar dari lubuk hati mereka.

Dan saat rasa bahagia itu menyeruak, disaat itulah anak anda akan mudah anda kendalikan. Kuncinya dalam mendidik anak adalah keikhlasan dan kesabaran. Semoga kita menjadi orang tua terbaik bagi anak-anak kita. *Jadi siapa sih yang menjadi penyebab anak nakal?* 

Silahkan kita bisa menjawab nya sendiri. 😊😊

*Psikoma*
*HIMPSI*

Bagaimana Caranya Agar Anak Mau Belajar


Perlu diketahui pak/bu ,anak-anak memiliki cara belajar masing-masing.

*1. Auditori*
*=>* Cara belajar ini menggunakan media yg berfokus kpada pendengarannya. Contoh : Melalui video atau audio, atau melalui audio dari org tuanya

*2.Visuali*
*=>*  Cara belajar ini menggunakan aspek penglihatan dan anak lebih cenderung lebih mudah belajar dari mencontoh sesuatu, dalam hal ini ttap orgtua menjadi contoh dalam ia belajar dirumah

*3.Kinestetik*
*=>* Mungkin kita pernah melihat diantara anak-anak kita atau adik adik kita yg ketika disuruh belajar ia malah lari sana sini sambil membawa buku. Maka, jangan dilarang, akan tetapi tetap diawasi dan diarahkan. Hal ini sesuai dengan teori Mentossori yg 90% menjadikan kebebasan anak dalam memilih cara belajar nya dan 10% pengawasan yg ketat.

*Lalu, bagaimana cara anak agar semangat belajar atau menghafal??*
Maka kenali dahulu bagaimana cara ia belajar, lalu berikan dukungan sesuai dengan cara belajar nya. Misal, cara belajar nya audio, maka kita bisa bantu si anak dgn media audio yg mumpuni. 

Wallahu A'lam

Bagaimana Kalau Anak Sudah Terjerumus Kedalam Dunia Kenakalan Remaja?


Ada beberapa cara nya Pak/Bu, In Sya Allah :

1). Tingkatkan Agama

Psikologi Agama menjelaskan bahwa kehidupan beragama keluarga menjadikan sebuah anak sebagai seseorang yang tahu akan kewajiban dan batasan atau tidak. Terkadang saja anak-anak yang sudah mengerti agama dan hal yang dilakukannya terlarang masih saja ada yang melanggar apalagi mereka yang tidak mempelajari mengenai agama. Apapun agamanya, semua pasti mengajarkan kebaikan. Sehingga perlu meningkatkan lagi iman anak-anak.

2). Isi Waktu Bersama

Remaja memang bukan anak-anak lagi yang mau pergi dengan orang tua kemanapun bersama. mengisi waktu luang diserahkan kepada kebijaksanaan remaja tersebut, namun anda sebagai orang tua jangan juga gengsi atau merasa tidak peduli. Karena seringkali anak remaja yang kurang kasih sayang mendapatkan kesulitan untuk bercerita dan akhirnya lari pada kenakalan remaja.

Remaja sama seperti anak-anak bahwa mereka membutuhkan materi, juga membutuhkan perhatian dan kasih sayang dari orang tuanya. Karena alasan inilah, waktu luang yang dimiliki remaja dapat diisi dengan kegiatan keluarga dimana anda bisa menghabiskan waktu dengan mengobrol dan berkegiatan seru lainnya. Bisa juga berbentuk permainan layaknya, misalnya scrabble, monopoli, catur dan lain sebagainya. Selain itu, dapat pula berupa tukar pikiran berbicara dari hati ke hati.

3). Campur Tangan Orang Tua

Sebagai orang tua, anda hendaknya membantu memberikan pengarahan agar anak memilih jurusan sesuai dengan bakat, minat dan hobi si anak. Seringkali anak yang nakal karena mereka tidak terarah untuk melakukan hal positif. Atau bisa juga wujud dari penolakan mereka akan permintaan anda yang memaksa menginginkan anaknya mengikuti permintaan anda.

Tetapi apabila anak tersebut tidak ingin bersekolah yang sesuai dengan hobinya anda harus bisa memberikan pengertian. Namun mereka harus memilih apapun yang telah mereka tentukan, jangan sampai mereka menyesal dan tidak mau bertanggung jawab. Termasuk mengenai sekolah dan permasalahan apapun lainnya.

4). Sugesti Positif

Terkadang beberapa anak berubah menjadi anak nakal akibat pengaruh dan paksaan atau dari orang atau faktor luar. Bukan karena anak tersebut memang nakal, Sehingga tugas anda untuk mengatasinya bisa menumbuhkan lebih banyak pikiran-pikiran positif (kognisi). Bahwa melakukan hal tersebut buruk dan melakukan hal yang lebih baik akan jauh lebih menyenangkan.  Memberikan sugesti-sugesti positif apa yang seharusnya dilakukan. Sehingga para komunitas geng motor tersebut dapa bepikir bahwa tindakan mereka itu tidak benar sebagai contoh juga bisa menjadi hal yang paling ampuh untuk itu.

5). Bergaul dengan Teman Sebaya

Seringkali, banyak orang tua yang membiarkan anaknya bermain dengan siapa saja. Padahal berbagai orang yang seringkali bergaul dengan bukan teman sebaya bisa saja mempengaruhinya. Biarkanlah dia bergaul dengan teman yang sebaya, yang hanya beda umur 2 atau 3 tahun mungkin masih dalam toleransi. Namun jika anda membiarkan dia bergaul dengan teman main yang sangat tidak sebaya dengannya, yang gaya hidupnya sudah pasti berbeda, maka dia pun bisa terbawa gaya hidup yang buruk yang mungkin seharusnya belum perlu dia jalani. 

6). Identitas Diri

Identitas diri memang cukup mengganggu banyak anak remaja dimana remaja mengalami kegagalan menghadapi identitas peran dan lemahnya control diri. Hal ini menyebabkan kenakalan remaja tersebut bisa dicegah atau bisa diatasi dengan prinsip keteladanan. Remaja harus bisa mendapatkan sebanyak mungkin figur orang-orang dewasa yang telah melampaui masa remajanya dengan baik, juga mereka berhasil memperbaiki diri setelah sebelumnya gagal pada tahap ini.

Cara Lainnya
Selain itu ada berbagai cara mengatasi kenakalan remaja yang bisa anda gunakan triknya :

Berikan Time Out

Dengarkan Keluhan dan Alasan Mereka
Berikan Jadwal yang teratur meskipun terkesan seperti anak-anak namun terkadang hal ini ampuh.

Tidak mengekang terlalu parah atau terlalu ketat.

Berikan alat komunikasi dimana anda juga bisa memantaunya atau bisa mengawasinya.

Berikan waktu untuk bersama dengan keluarga besar, sahabat, anda khususnya sebagai orang tua dan lainnya agar mereka bisa tahu bahwa banyak orang yang mengharapkan mereka berubah.

Jauhkan dari lingkungan yang kemungkinan memberikan dampak buruk terhadap mereka.

Diajak atau diberikan waktu khusus untuk konseling, jika sudah sulit ditangani minta bantuan psikolog

Membiarkan mereka untuk membereskan permasalahan sendiri, agar bisa bertanggung jawab dan merasa “kapok” serta tidak ingin lagi melakukan kenakalan.

Menguji dengan tanggung jawab dan konsekuensi

Mendisplinkan Waktu

Terkadang beberapa remaja mengatakan “merdeka atau mati” namun bukan seperti pahlawan dimana yang adalah apabila orang tua tak mau memberikan kemerdekaan atau kebebasan, maka mereka lebih memilih mati bunuh diri atau keluar sebagai anak. Meskipun terkadang permintaan mereka mungkin tidak masuk akal tetapi jangan sampai anda juga terlalu memanjakan
Location: Komplek Wisma Resko Nugraha, Ujung Berung, Kota Bandung, Jawa Barat, Indonesia

0 comments:

Post a Comment